PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT: Konsep, Strategi Adaptasi, dan Transformasi Pembelajaran di Era Digita

Authors

Feby Arief Nugroho, Universitas Doktor Nugroho Magetan; Ida Wahyu Wijayati, Universitas Doktor Nugroho Magetan; Marsini, Universitas Doktor Nugroho Magetan; Nurhadi Kusuma, STIT Pringsewu; Holong Saor Nababan, Politeknik Gunakarya Indonesia; Tita Nurmalinasari Hidayat, Politeknik Negeri Subang; Lasmaria Nami Simanungkalit, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung; Reina A. Hadikusumo, Universitas Surabaya; Erry Ersani, Universitas Nusa Cendana; Endah Kurtianti, Universitas Doktor Nugroho Magetan; Erna Diana, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry; Dwi Annisa Setya Pratiwi, Universitas Pamulang; Victoria Kristina Ananingsih, Universitas Katolik Soegijapranata; Norbertus Tri Suswanto Saptadi, Universitas Atma Jaya Makassar; Blasis, Congregatio Mater Misericordiae

Keywords:

PENDIDIKAN, SEPANJANG, HAYAT

Synopsis

Pendidikan bukanlah proses yang berhenti pada dinding kelas atau berakhir pada ijazah. Hakikat pendidikan adalah perjalanan seumur hidup sebuah proses berkelanjutan yang memungkinkan manusia untuk terus tumbuh, beradaptasi, dan bertransformasi menghadapi perubahan zaman. Di era digital yang bergerak begitu cepat, di mana pengetahuan usang dalam hitungan tahun dan keterampilan baru muncul silih berganti, konsep pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning) bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan. Buku ini merupakan panduan komprehensif yang membedah konsep pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning) dari fondasi filosofis hingga transformasi pembelajaran di era digital. Dirancang untuk mahasiswa, pendidik, pengelola lembaga pendidikan, praktisi pengembangan sumber daya manusia, serta siapa pun yang percaya bahwa belajar adalah proses seumur hidup, buku ini menjawab tantangan zaman yang menuntut pembelajar untuk terus beradaptasi dan bertransformasi.

Buku

Perjalanan buku ini dimulai dengan eksplorasi hakikat, definisi, dan filosofi pendidikan sepanjang hayat (Bab 1), yang meletakkan dasar pemahaman bahwa belajar bukanlah proses yang berhenti pada usia tertentu, melainkan perjalanan berkelanjutan sepanjang kehidupan. Pemahaman ini diperkuat dengan kajian sejarah dan perkembangan paradigma pembelajaran berkelanjutan (Bab 2), yang menelusuri bagaimana konsep ini berkembang dari zaman klasik hingga era modern. Selanjutnya, landasan filosofis, sosiologis, dan psikologis pendidikan sepanjang hayat (Bab 3) dibahas secara mendalam untuk memberikan pijakan teoretis yang kokoh, sebelum pembaca dibawa pada kerangka kebijakan nasional dan global (Bab 4) yang mengatur dan mendorong implementasi pendidikan sepanjang hayat di berbagai negara. Memasuki bagian implementasi, buku ini mengupas Implementasi Empat Pilar Pendidikan UNESCO di Era Digital (Bab 5) yakni learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together sebagai fondasi pembelajaran abad ke-21. Pembaca kemudian diajak memahami tri pusat pendidikan: sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat (Bab 6), yang menegaskan bahwa pendidikan sepanjang hayat tidak dapat berjalan sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi lintas lingkungan. Sinergi ini diperkuat dengan pembahasan mengenai integrasi jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal (Bab 7), serta upaya membangun masyarakat pembelajar (learning society) dan learning cities (Bab 8), yang menjadi visi besar pendidikan sepanjang hayat.

Bagian selanjutnya berfokus pada karakteristik dan strategi pembelajaran orang dewasa. Teori andragogi dan karakteristik pembelajar dewasa (Bab 9) menjadi landasan penting, diikuti dengan self-directed learning: strategi pembelajaran mandiri dan metakognisi (Bab 10) yang membekali pembaca dengan kemampuan mengelola pembelajarannya sendiri. Buku ini juga membahas pembelajaran transformatif (transformative learning) dan relevansi pengalaman (Bab 11), yang menekankan bahwa pengalaman hidup menjadi bahan bakar utama pembelajaran orang dewasa. Tidak ketinggalan, adaptabilitas diri, resiliensi, dan growth mindset di tengah perubahan (Bab 12) dibahas sebagai kompetensi kunci untuk bertahan dan bertumbuh di era yang terus berubah. Puncaknya, buku ini menyajikan transformasi pembelajaran di era digital secara mendalam. MOOC dan platform pembelajaran mandiri (Bab 13) dibahas sebagai wujud nyata demokratisasi pendidikan, sementara kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran terpersonalisi (personalized learning) (Bab 14) mengupas bagaimana teknologi dapat menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan unik setiap individu. Buku ini ditutup dengan prospek, arah kebijakan, dan masa depan pendidikan sepanjang hayat (Bab 15), yang mengajak pembaca untuk melihat ke depan: bagaimana pendidikan sepanjang hayat akan terus berevolusi seiring perkembangan zaman, dan bagaimana kita semua dapat menjadi bagian dari transformasi tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aikenhead, G. S. (2023). Humanistic School Science: Research, Policy, Politics And Classrooms. Science Education, 107(2), 237–260. https://doi.org/10.1002/sce.21774.

Aspin, D. N., & Chapman, J. D. (2022). Reimagining Adult Education And Lifelong Learning For All. International Review of Education, 68(2), 165–194. https://doi.org/10.1007/s11159-022-09955-9.

Atchoarena, D., & Howells, A. (2021). Advancing Learning Cities: Lifelong Learning And The Creation of A Learning Society. In S. Ra, S. Jagannathan, & R. Maclean (Eds.), Powering A Learning Society During An Age of Disruption (pp. 219–236). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-16-0983-1_12.

Bhandari, S., & Gupta, R. (2021). Media Literacy, Social Connectedness, And Digital Citizenship In India: Mapping Stakeholders on How Parents And Young People Navigate A Social World. Frontiers In Human Dynamics, 3, Article 601239. https://doi.org/10.3389/fhumd.2021.601239.

González-Sanmamed, M., Sangrà, A., & Lorenzo-Quiles, O. (2022). Extended Learning In The Digital Society: Combining Formal And Informal Settings. Cultura y Educación, 35(1), 1–25. https://doi.org/10.1080/11356405.2022.2109268.

Kim, J., Ferraro, K. F., & Carr, D. (2023). Reciprocal Relationship Between Lifelong Learning And Volunteering In Later Life. The Journals of Gerontology: Series B, 78(5), 902–912. https://doi.org/10.1093/geronb/gbad003.

Kominarets, T., Fomin, V., Bieloliptseva, O., Tkachenko, M., Malykhin, A., & Pryshliak, O. (2022). Strategic Tasks of Contemporary Education: Formal, Nonformal, Informal. Revista Românească Pentru Educaţie Multidimensională, 14(4), 394–407. https://doi.org/10.18662/rrem/14.4/647.

Leonhard, T. (2024). Editorial RES 3/2024: Freedom, Responsibility, Meaning of Life: Existential Perspectives on Poverty And Education. Review of Ecumenical Studies, 16(3), 451–454. https://doi.org/10.2478/ress-2024-0029.

O’Brien, G. (2021). Flipped Learning As A Tool To Enhance Digital Citizenship: How Teachers’ Experiences of Online Teaching During The COVID-19 Pandemic Can Encourage Participatory And Justice-Oriented Citizenship. Citizenship Teaching & Learning, 16(2), 213–223. https://doi.org/10.1386/ctl_00057_1.

Organisation For Economic Co-operation And Development. (2022). Skills For The Digital Transition: Assessing Recent Trends Using Big Data. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/38c36777-en.

Prasetyo, A., & Wulandari, S. (2025). Peran Teori Ki Hadjar Dewantara Dalam Membangun Keterampilan Abad Ke-21. Jurnal Kewarganegaraan, 13(1). https://doi.org/10.20961/jkc.v13i1.96978.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://www.flevin.com/id/lgso/translations/Laws/Law%20No.%2020%20of%202003%20on%20the%20National%20Education%20System%20(BKPM).pdf.

Ryszka, C. (2022). Lifelong Education As Part of Social Participation And Active Aging of Senior Citizens. Zeszyty Naukowe Katolickiego Uniwersytetu Lubelskiego Jana Pawła II, 65(3), 67–86. https://doi.org/10.31743/znkul.14471.

Thwe, W. P., & Kálmán, A. (2023). Lifelong Learning In The Educational Setting: A Systematic Literature Review. The Asia-Pacific Education Researcher, 33, 623–636. https://doi.org/10.1007/s40299-023-00738-w.

Tsolaki, V., & Stathopoulou, A. (2023). Digital Technologies In Lifelong Learning. Global Journal of Engineering And Technology Advances, 16(2), 47–56. https://doi.org/10.30574/gjeta.2023.16.2.0132.

UNESCO Institute for Lifelong Learning. (2022). Lifelong Learning. UNESCO. https://www.uil.unesco.org/en/unesco-institute/mandate/lifelong-learning.

Van den Broeck, L., De Laet, T., Dujardin, R., Tuyaerts, S., & Langie, G. (2024). Unveiling The Competencies At The Core of Lifelong Learning: A Systematic Literature Review. Educational Research Review, 42, Article 100646. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2024.100646.

Woodward, D., Booth, S., Allen, E., Forbes, A., Donnelly, C., & Taylor, J. (2021). Constructivism And Reflective Practice: An Evidence-Based Approach To Tertiary Teaching. Scope: Contemporary Research Topics (Learning And Teaching), 10, 1–12. https://doi.org/10.34074/scop.4010014.

Wulandari, E., Winarno, W., & Triyanto, T. (2021). Digital Citizenship Education: Shaping Digital Ethics In Society 5.0. Universal Journal of Educational Research, 9(5), 948–956. https://doi.org/10.13189/ujer.2021.090507.

Yaacob, A., Mohd Asraf, R., Hussain, R. M. R., & Ismail, S. N. (2021). Empowering Learners’ Reflective Thinking Through Collaborative Reflective Learning. International Journal of Instruction, 14(1), 709–726. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14143a.

Published

September 30, 2026

Categories

Details about the available publication format: PDF

PDF

Physical Dimensions