Hukum Acara Pidana Indonesia
Keywords:
Hukum, Acara, Pidana, IndonesiaSynopsis
Hukum ibarat dua sisi mata uang. Satu sisi adalah hukum materiil yang menentukan apa yang dilarang dan apa yang boleh (seperti dalam KUHP). Sisi lainnya adalah hukum acara atau hukum formal yakni Hukum Acara Pidana yang menjadi “jalan” bagaimana larangan itu ditegakkan. Tanpa jalan yang jelas dan berkeadilan, maka tujuan hukum untuk melindungi martabat manusia akan sulit tercapai. Buku “Hukum Acara Pidana Indonesia” ini lahir dari kegelisahan akan perlunya pemahaman mendasar namun komprehensif mengenai proses peradilan pidana. Seringkali, masyarakat hanya mengenal hukum dari produk akhirnya (vonnis), tanpa memahami proses panjang yang dilalui. Padahal, dalam proses itulah keadilan sejati diuji. Melalui buku ini, penulis mencoba menguraikan benang kusut hukum acara menjadi untaian yang mudah dipahami. Penulis mengajak pembaca untuk tidak hanya menghafal pasal, tetapi juga memahami filosofi di balik setiap prosedur mulai dari penangkapan yang humanis hingga putusan yang bijaksana. Dalam penyusunan buku ini, penulis telah berusaha menyajikan materi secara sistematis, mulai dari: (1) Pengantar dan Konsep Hukum Acara Pidana, (2) Sejarah dan Perkembangan Hukum Acara Pidana di Indonesia, serta (3) Asas-Asas Hukum Acara Pidana yang menjadi fondasi penegakan hukum. Pembahasan dilanjutkan dengan identifikasi (4) Pihak yang Terlibat dalam Hukum Acara Pidana dan (5) Proses Hukum Acara Pidana secara berjenjang. Peran sentral (6) Hakim dan Kekuasaan Kehakiman turut diuraikan, diikuti dengan analisis mengenai (7) Pembaharuan dalam Penyelidikan, Penyidikan, dan Upaya Paksa. Aspek teknis seperti (8) Penangkapan dan Penahanan, (9) Penggeledahan dan Penyitaan, hingga (10) Tahap Penuntutan dan Pemeriksaan di Persidangan dijelaskan secara detail. Tidak ketinggalan pula pembahasan mengenai (11) Surat Dakwaan, (12) Pembaharuan Praperadilan dan Bantuan Hukum dalam KUHAP Baru, serta (13) Ganti Kerugian sebagai perlindungan hak. Hak-hak subjek hukum diuraikan dalam pokok bahasan (14) Hak Tersangka, Terdakwa, dan Terpidana, yang erat kaitannya dengan (15) Pembuktian Tindak Pidana. Setelah putusan dijatuhkan, pembaca akan memahami (16) Upaya Hukum dalam Hukum Acara Pidana, dilanjutkan dengan pengenalan (17) Macam-Macam Peradilan dan Kewenangannya. Sebagai penutup, buku ini menyajikan wawasan mendalam mengenai (18) Pembaharuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, (19) KUHAP Baru dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia, (20) Paradigma Baru Hukum Acara Pidana Pasca Pembaruan KUHAP, serta (21) Reformasi Hukum Acara Pidana: Telaah Terhadap KUHAP yang Baru.
Downloads
References
Aditya, Z., & Al-Fatih, S. (2020). Monitoring of Litigation Costs and Efforts to Eradicate Judicial Corruption Practices. Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services. https://doi.org/10.15294/ijals.v2i2.38148
Adriyanti, A., & Hawati, S. (2022). Analisis Disparitas Putusan Hakim dalam Perkara Tindak Pidana Penggelapan di Pengadilan Negeri Koto Baru. Jurnal Sarak Mangato Adat Mamakai. https://doi.org/10.36665/sarmada.v5i2.151
Adwani, A., & Sulaiman, S. (2020). Peningkatan Koordinasi Struktur dalam Penegakan Hukum Illegal Fishing di Aceh. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.24815/kanun.v22i3.18031
Agape, J., & Rustamaji, M. (2023). Kajian Kesesuaian Penerapan Proses Penghentian Penuntutan pada Berkas Perkara BP/50/IV/2022/Reskrim Berdasarkan Prinsip Restorative Justice. Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v11i1.70780
Aisya, W., Marina, L., & Purwati, A. (2025). Kolaborasi Interpol dalam Mengatasi Tindak Pidana Ekonomi Lintas Negara: Pendekatan Hukum Pidana Internasional dan Regional. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i8.846
Akhyar, S. (2019). Efektivitas Pelaksanaan Asas Peradilan Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan Berkaitan dengan Yurisdiksi Pengadilan Negeri Sigli. **, 3, 380-394. https://doi.org/10.24815/sklj.v3i3.12583
Anastacia, H., Manafe, D., & Dima, A. (2025). Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Korupsi dalam Kasus Perdata di Wilayah Kota Kupang. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.5018
Andriati, S., Rizki, I., & Malian, A. (2024). Justice on Trial: How Artificial Intelligence Is Reshaping Judicial Decision-Making. Journal of Indonesian Legal Studies. https://doi.org/10.15294/jils.v9i2.13683
Anggreini, Z. (2022). Dasar Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Menjatuhkan Pidana Pada Perkara Pembantuan Pembunuhan Berencana (Studi Putusan Nomor 41/Pid.B/2021/Pn Bil). Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v10i2.67697
Antoro, B. (2021). Pengujian Penyalahgunaan Wewenang di PTUN. Jurnal Yudisial. https://doi.org/10.29123/jy.v13i2.350
Ardianto, R., Syahuri, T., & Chandra, M. (2021). Pemenuhan Asas Peradilan Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan dalam Penyelesaian Perkara Melalui Aplikasi E-Court dan E-Litigasi. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syari. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v8i5.22620
Ariani, N. (2012). Alternatif Penyelesaian Sengketa Bisnis di Luar Pengadilan. **, 1, 277-294. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v1i2.101
Ariyanti, D., & Ramadhan, M. (2022). Pedoman Pemidanaan dalam Konteks Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia di Masa Mendatang. Kajian Hukum. https://doi.org/10.37159/kh.v7i1.7
Asih, W. (2021). Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pidana Kekerasan Terhadap Anak (Studi Putusan Nomor 166/Pid.Sus/2016/PN.Pwt). Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v9i2.51073
Awawda, O. (2024). Assessment of De Jure Judicial Independence of Constitutional Courts According to International Guidelines Constitutional Review. https://doi.org/10.31078/consrev1017
Aziz, A., & Taun, T. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Hak Tersangka Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora. https://doi.org/10.31604/justitia.v7i1.90-101
Bekbolatovna, A. (2023). Specialized Criminal Courts Republic of Kazakhstan. Bulletin of the Institute of Legislation and Legal Information of the Republic of Kazakhstan. https://doi.org/10.52026/2788-5291_2023_74_3_159
Borgesano, F., De Maio, A., Laghi, P., & Musmanno, R. (2025). Artificial intelligence and Justice: a systematic literature review and future research perspectives on Justice 5.0. European Journal of Innovation Management. https://doi.org/10.1108/ejim-01-2025-0117
Burbank, S. (2008). Judicial independence, judicial accountability & interbranch relations. Daedalus, 137, 16–27. https://doi.org/10.1162/daed.2008.137.4.16
Byelov, D., & Bielova, M. (2023). Artificial intelligence in judicial proceedings and court decisions, potential and risks. Uzhhorod National University Herald. Series: Law. https://doi.org/10.24144/2307-3322.2023.78.2.50
Contini, F., & Mohr, R. (2008). Reconciling independence and accountability in judicial systems. Utrecht Law Review 3, 26–43. https://doi.org/10.18352/ulr.46
Contini, F., Minissale, A., & Blix, S. (2024). Artificial intelligence and real decisions: predictive systems and generative AI vs. emotive-cognitive legal deliberations. Frontiers in Sociology, 9. https://doi.org/10.3389/fsoc.2024.1417766
De La Osa, D., & Remolina, N. (2024). Artificial intelligence at the bench: Legal and ethical challenges of informing—or misinforming—judicial decision-making through generative AI. Data & Policy, 6. https://doi.org/10.1017/dap.2024.53
Dijk, F., & Vos, G. (2018). A method for assessment of the independence and accountability of the judiciary. International Journal for Court Administration. https://doi.org/10.18352/ijca.276
Djufri, D., & Merita, E. (2021). Perlindungan Hak Tersangka/Terdakwa Terorisme dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia dalam Perspektif Pelaku. Disiplin: Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda. https://doi.org/10.46839/disiplin.v27i2.36
Dwitarani, D. (2022). Kesesuaian Pembuktian Penuntut Umum dalam Tindak Pidana Penyertaan Disertai Kelalaian yang Menyebabkan Kematian dengan Pasal 184 Ayat (1) KUHAP (Studi Putusan No. 19/Pid.B/2021/Pn.Trk). Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v10i2.67638
Elmayanti, E. (2024). Peranan Hakim Dalam Melakukan Penegakan Hukum Progresif. Jurnal Res Justitia: Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.46306/rj.v4i1.116
Fahmiron, F. (2016). Independensi dan akuntabilitas hakim dalam penegakan hukum sebagai wujud independensi dan akuntabilitas kekuasaan kehakiman. **, 17, 3467-3515. https://doi.org/10.23969/litigasi.v17i2.158
Faisal, F. (2023). Due process of law: Pre-trial and Preliminary Examination Judge on Indonesian Criminal Procedure Law. Scholars International Journal of Law, Crime and Justice. https://doi.org/10.36348/sijlcj.2023.v06i03.003
Ferdiles, L. (2019). Reformasi Hukum dalam Penerapan Restorative Justice dalam Sistem Pidana Nasional. Lex Publica. https://doi.org/10.58829/lp.6.1.2019.25-31
Fine, A., Berthelot, E., & Marsh, S. (2025). Public Perceptions of Judges’ Use of AI Tools in Courtroom Decision-Making: An Examination of Legitimacy, Fairness, Trust, and Procedural Justice Behavioral Sciences, 15. https://doi.org/10.3390/bs15040476
Fine, A., Le, S., & Miller, M. (2024). Content Analysis of Judges’ Sentiments Toward Artificial Intelligence Risk Assessment Tools Russian Journal of Economics and Law. https://doi.org/10.21202/2782-2923.2024.1.246-263
Fitri, N., & Rustamaji, M. (2021). Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Di Bawah Minimum Khusus Perkara Narkotika: Putusan Nomor 215/PID.SUS/2020/PN.JTH. Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v9i4.72309
Getman, A., Yaroshenko, O., Shapoval, R., Prokopiev, R., Demura, M. (2023). The Impact of Artificial Intelligence on Legal Decision-Making. International Comparative Jurisprudence. https://doi.org/10.13165/j.icj.2023.12.001
Ghozali, I. (2022). Urgensi Pembentukan Hakim Komisaris dalam Pembaharuan Peradilan Pidana Indonesia Berdasar Nilai Keadilan Pancasila. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v4i2.1999
Golestani, A., Owens, E., & Raissian, K. (2021). Specialization in Criminal Courts: Decision Making, Recidivism, and Re-victimization in Domestic Violence Courts in Tennessee. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3923832
Golestani, A., Owens, E., & Raissian, K. (2024). Specialization in Criminal Courts. Journal of Human Resources. https://doi.org/10.3368/jhr.0322-12223r3
Hakim, M. (2018). Tafsir Independensi Kekuasaan Kehakiman Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi / Interpretation of Judicial Power Independence in Constitutional Court Decisions. Jurnal Hukum dan Peradilan. https://doi.org/10.25216/jhp.7.2.2018.279-296
Hambali, A. (2021). Kemerdekaan Hakim dan Kemandirian Kekuasaan Kehakiman dalam Konsep Negara Hukum. **, 3, 47–57. https://doi.org/10.35877/454ri.kalabbirang278
Hendrawan, A. (2021). Koordinasi Stakeholder dalam Rangka Kerjasama Penegakan Hukum Terhadap Stabilitas Keamanan Perairan Selat Bangka. Solusi. https://doi.org/10.36546/solusi.v19i1.315
Herik, L., & Stahn, C. (2012). The diversification and fragmentation of international criminal law. https://doi.org/10.1163/9789004236912
Herlius, F. (2022). Kaidah Hukum Adat dalam Penuntutan demi Keadilan Berbasis Kearifan Lokal. Perspektiv. https://doi.org/10.30742/perspektif.v27i2.831
Hidayat, R., Fatimah, S., & Alfarisi, M. (2024). Penyelesaian Komnas HAM dalam penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Indonesian Journal of Legality of Law. https://doi.org/10.35965/ijlf.v7i1.5427
Hidayatulloh, S., & Kamseno, S. (2025). Peran Penyidik dalam Menjamin Hak Tersangka: Kajian terhadap Implementasi KUHAP dalam Tahap Penyidikan. Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik. https://doi.org/10.62383/demokrasi.v2i3.1218
Hutahaean, A. (2019). Lembaga Penyidik dalam Sistem Peradilan Pidana Terpadu di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia. https://doi.org/10.54629/jli.v16i1.453
Irawati, A., & Da Silva, E. (2025). Beyond Formality in Indonesian Pretrial Law: KUHAP Reform, Human Rights, and Islamic Law. Al-Ahkam. https://doi.org/10.21580/ahkam.2025.35.2.28399
Ismail, D., & Tamu, Y. (2012). Upaya Perlindungan Hak-Hak Tersangka/Terdakwa Melalui Mekanisme Praperadilan di Kota Gorontalo. Mimbar Hukum – Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. https://doi.org/10.22146/jmh.16256
Jalali, G., Lajevardi, S., & Heydari, A. (2020). The Position of Judicial Oversight of Judicial Independence in Contemporary Legal Systems. **, 9. https://doi.org/10.22478/ufpb.2179-7137.2020v9n2.50827
Johansyah, J. (2020). Efektivitas praperadilan dan keberadaan hakim komisaris dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Solusi. https://doi.org/10.36546/solusi.v18i1.258
Jurcena, L. (2024). Judicial Immunity – A Guarantee of Independence and an Element of Accountability. Acta Prosperitatis, 15, 82–91. https://doi.org/10.2478/acpro-2024-0007
Kabnani, F., Medan, K., & Leo, R. (2025). Dasar Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana terhadap Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Anak atas Kesepakatan Bersama dalam Perspektif Keadilan. Journal of Administrative and Social Science. https://doi.org/10.55606/jass.v6i1.2098
Karsai, K. (2024). The Use of Algorithms to Support Judicial Decision-Making in Criminal Matters with a Special Focus on Trial Decisions Studia Iuridica Lublinensia. https://doi.org/10.17951/sil.2024.33.5.103-124
Kazlauskas, D. (2024). Legal Decision-Making Through AI Analysis and Prediction. Congress proceedings. https://doi.org/10.55843/isc2024conf139k
Keilitz, I. (2018). Viewing Judicial Independence and Accountability through the “Lens” of Performance Measurement and Management. International Journal for Court Administration. https://doi.org/10.18352/ijca.280
Kesuma, D. (2021). Tanggung Jawab Terhadap Barang Bukti yang Disita dalam Proses Pemeriksaan Perkara Pidana. Disiplin: Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda. https://doi.org/10.46839/disiplin.v27i3.53
Kovalaski, K., & Rustamaji, M. (2023). Kesesuaian pertimbangan hakim yang menyebabkan disparitas pemidanaan dalam tindak pidana korupsi dengan KUHAP. Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v11i1.70923
Kristiyadi, R. (2020). Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Hakim Dalam Tindak Pidana Penggelapan Yang Mendasarkan Pada Keterangan Alat Bukti Saksi Verbalisan Dan Saksi Lain (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Sragen Nomor : 47/Pid.B/2017/PN.Sgn). Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v8i3.47061
Kumar, R., Ali, S., Singh, J., Rani, S., Joshi, K., & Shah, C. (2024). Silver Lining Between Judicial Independence and Judicial Accountability in Judicial Appointments. South Eastern European Journal of Public Health. https://doi.org/10.70135/seejph.vi.2264
Kusuma, A. (2021). Tumpang tindih penegakan hukum di laut Indonesia. https://doi.org/10.31219/osf.io/d2e9a
Kuswandi, K., & Nasichin, M. (2020). Penyelesaian Gugatan Sederhana dalam Perkara Perdata di Pengadilan. Jurnal Pro Hukum: Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik. https://doi.org/10.55129/jph.v8i2.956
Kusyandi, A., & Yamin, S. (2023). Disparitas putusan hakim pidana berkualitas yang mencerminkan rasa keadilan dalam sistem hukum Indonesia. Yustitia. https://doi.org/10.31943/yustitia.v9i1.173
Latifah, M., & Hairi, P. (2025). Pengaturan Pedoman Pemidanaan KUHP Baru dan Implikasinya pada Putusan Hakim. Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan. https://doi.org/10.22212/jnh.v15i2.4573
Linga, A. (2023). International Law’s Specialised Regime and Normative Conflict: A Reflection on International Criminal Law. Comparative and International Law Journal of Southern Africa. https://doi.org/10.25159/2522-3062/11858
Lopes, G. (2024). Artificial intelligence and judicial decision-making: Evaluating the role of AI in debiasing. TATuP – Zeitschrift für Technikfolgenabschätzung in Theorie und Praxis. https://doi.org/10.14512/tatup.33.1.28
Lopes, N., & Silva, M. (2024). Scale and scope economies in first-instance courts: Portuguese specialized vs. non-specialized courts International Review of Law and Economics. https://doi.org/10.1016/j.irle.2024.106216
Mabilehi, M., Leo, R., & Amalo, H. (2024). Faktor Penyebab dan Upaya Penanggulangan Disparitas Putusan bagi Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum. https://doi.org/10.62383/terang.v1i4.616
Mansyur, N., Madiong, B., & Waspada, W. (2023). Analisis Putusan Pengadilan Agama Makassar Nomor 09/PDT.G/2022/PA.MKS kaitannya dengan hak penguasaan anak di bawah umur setelah perceraian. Indonesian Journal of Legality of Law. https://doi.org/10.35965/ijlf.v5i2.2674
Manuel, E., & Elmir, M. (2022). Perluasan Praperadilan sebagai Bentuk Due process of law: Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Keadilan Sosial. PUSKAPSI Law Review. https://doi.org/10.19184/puskapsi.v2i1.31189
Mardiyati, S., & Aprita, S. (2023). Efektivitas Penyelesaian Sengketa Melalui Lembaga Arbitrase bagi Pelaku Usaha. Mizan: Journal of Islamic Law. https://doi.org/10.32507/mizan.v6i3.1809
Marifov, S. (2025). Artificial Intelligence and Legal Decision-Making: Predictive Analysis, Ethical Risks, and Governance Pathways. Congress proceedings. https://doi.org/10.55843/icl2025cong87m
Martono, M. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Penangkapan dan Penahanan Tersangka dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum. https://doi.org/10.33096/aijih.v22i1.39
Maulidi, M. (2019). Menyoal Kekuatan Eksekutorial Putusan Final dan Mengikat Mahkamah Konstitusi. Jurnal Konstitusi. https://doi.org/10.31078/jk1627
Maulizar, E., Ali, D., & Jafar, M. (2019). Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 130/PUU-XIII/2015 tanggal 11 Januari 2017 oleh Penyidik dan Jaksa Terkait Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh. Syiah Kuala Law Journal. https://doi.org/10.24815/sklj.v3i1.12086
McLeod, A. (2012). Could Specialized Criminal Courts Help Contain the Crises of Overcriminalization and Overincarceration? **.
McLeod, A. (2012). Decarceration Courts: Possibilities and Perils of a Shifting Criminal Law.
Mo’o, K., Puluhulawa, F., & Puluhulawa, J. (2024). Analisis Asas Kemanfaatan Hukum Terhadap Disparitas Putusan Hakim Dalam Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik di Media Sosial. GANEC SWARA. https://doi.org/10.35327/gara.v18i2.838
Moonti, W., & Moonti, R. (2025). Efektivitas praperadilan dalam membatalkan penetapan tersangka. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum. https://doi.org/10.62383/terang.v2i2.1138
Mp, H., & Purnomo, C. (2020). Problematika Fungsi Hakim Pengawas dan Pengamat dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia: Tinjauan Studi Socio-Legal. **, 6, 107-117. https://doi.org/10.35326/pencerah.v6i2.709
Mufrohim, O., & Herawati, R. (2020). Independensi Lembaga Kejaksaan sebagai Legal Structure di dalam Sistem Peradilan Pidana (Criminal Justice System) di Indonesia. **, 2, 373-386. https://doi.org/10.14710/jphi.v2i3.373-386
Muhaimin, M. (2016). Keberadaan Hakim Komisaris dan Transparansi dalam Proses Penyidikan (The Existence of Judge Commissioner and the Transparency of the Process of Investigation). **, 16, 215-230. https://doi.org/10.30641/dejure.2016.v16.215-230
Mustikaningsih, R., & Erliyana, A. (2021). Hambatan Eksekusi Putusan Peradilan Tata Usaha Negara Studi Kasus Putusan Penetapan Calon Anggota DPD. **, 7, 38-51. https://doi.org/10.33506/js.v7i1.1199
Nashir, M., Maharani, N., & Zafira, A. (2024). Urgensi Pembentukan Undang-Undang Restorative Justice dalam Rangka Reformasi Keadilan dan Kepastian Hukum di Indonesia. SAPIENTIA ET VIRTUS. https://doi.org/10.37477/sev.v9i1.501
Nerlich, V. (2013). Daring Diversity – Why There Is Nothing Wrong with ‘Fragmentation’ in International Criminal Procedures Leiden Journal of International Law, 26, 777-781. https://doi.org/10.1017/s0922156513000393
Nggilu, N. (2019). Menggagas sanksi atas tindakan constitutional disobedience terhadap putusan Mahkamah Konstitusi. Jurnal Konstitusi. https://doi.org/10.31078/jk1613
Noviantama, D., Ardhi, M., & Permana, W. (2024). Analisa Hukum Penetapan Tersangka yang Didasarkan Alat Bukti Hasil Penyelidikan oleh KPK. Lex Renaissance. https://doi.org/10.20885/jlr.vol9.iss2.art2
Nurbaedah, N. (2022). Juridical Study of Reforming the Criminal Procedural Law System regarding Pretrial Institutions after Constitutional Court Decision in Indonesia Jurnal Akta. https://doi.org/10.30659/akta.v9i2.21530
Onyejegbu, C., Onwuama, E., Onah, O., Chijioke, C., Okpa, J., & Ajah, B. (2021). Special Courts as Nigerian Criminal Justice Response to the Plight of Awaiting Trial Inmates in Ebonyi State, Nigeria. International Journal of Criminology and Sociology. https://doi.org/10.6000/1929-4409.2021.10.136
Pakuhinezhad, O., & Atrian, A. (2024). Navigating the Ethical, Societal, and Technological Challenges of AI Judges: Toward Responsible Legal Systems SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.4816558
Panjaitan, A. (2022). Ambivalensi Kedudukan dan Fungsi Penyidikan Hakim Komisaris di RUU KUHAP dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo. https://doi.org/10.21107/pamator.v15i2.16673
Panjaitan, A. (2022). Ambivalensi Kedudukan dan Fungsi Penyidikan Hakim Komisaris di RUU KUHAP dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo. https://doi.org/10.21107/pamator.v15i2.16673
Partha, P., Anggono, B., & Tanuwijaya, F. (2024). Penerapan Asas Equality before the law Berdasarkan Keadilan Restoratif Terhadap Putusan Hakim Dalam Mengadili. Jurnal Jendela Hukum. https://doi.org/10.24929/jjh.v11i2.4200
Pimentel, D. (2009). Reframing the Independence v. Accountability Debate: Defining Judicial Structure in Light of Judges' Courage and Integrity The Cleveland State Law Review, 57, 1.
Pramata, A. (2020). Analisis Kekuatan dan Nilai Pembuktian Alat Bukti Elektronik Berwujud CCTV (Closed Circuit Television) Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016 dalam Hukum Acara Pidana. Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v8i3.47057
Pramono, G., Hidayatullah, H., & Munawar, A. (2025). Judge Freedom Versus Accountability on Oversight System and Ethics Enforcement Mechanism in Criminal Justice in Indonesia. JURNAL AKTA. https://doi.org/10.30659/akta.v12i1.42391
Pratama, V., & Tappangan, L. (2020). Urgensi Hakim Pemeriksaan Pendahuluan dalam Peradilan Pidana di Indonesia. **, 3, 703-711. https://doi.org/10.34007/jehss.v3i2.398
Pratt, T., & Turanovic, J. (2021). They’re called “specialty courts” for a reason: A criminologically informed and evidence-based reply to Lucas (2020). Victims & Offenders, 16, 643–651. https://doi.org/10.1080/15564886.2021.1902444
Priyanka, G. (2021). Pertimbangan hakim dalam mengabulkan praperadilan atas dasar ketidakterpenuhan Pasal 17 dan Pasal 21 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dalam putusan Pengadilan Negeri Denpasar nomor 18/PID.PRA/2017/PN.Dps. verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v9i3.55045
Putra, A. (2022). Sifat final dan mengikat putusan Mahkamah Konstitusi dalam pengujian undang-undang. Jurnal Yudisial. https://doi.org/10.29123/jy.v14i3.425
Putri, A. (2022). Kesesuaian Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Putusan Tindak Pidana Pencucian Uang (Studi Putusan Nomor: 709/Pid.Sus/2020/Pn Bjm). Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v10i2.67639
Qurniawan, A., M., & A. (2022). Strengthening the Function of Prejudicial Institutions and the Implementation Concept of the Judges Institution of Commissioners in the Protection of Suspects' Rights. Proceedings of the Universitas Lampung International Conference on Social Sciences (ULICoSS 2021). https://doi.org/10.2991/assehr.k.220102.018
Radolović, O. (2025). Organization of the “Court/Judicial Law” in Croatia and THE EU as a Synthesis of Civil-Commercial and Criminal Law Human Being, Artificial Intelligence and Organization, Conference Proceedings. https://doi.org/10.18690/um.fov.2.2025.59
Raga, L., Leo, R., & Amalo, H. (2024). Faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi serta dasar pertimbangan hakim terhadap putusan bebas pada perkara korupsi dalam surat putusan No. 40/Pid/Sus-TPK/2020/PN-KPG. Artemis Law Journal. https://doi.org/10.35508/alj.v1i2.13743
Razmetaeva, Y. (2024). Artificial Intelligence for Judicial Decision-making: Some Potential Risks Problems of legality. https://doi.org/10.21564/2414-990x.166.311749
Re, R., & Solow-Niederman, A. (2019). Developing Artificially Intelligent Justice.
Resmini, W., & Sakban, A. (2019). Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa pada Masyarakat Hukum Adat. CIVICUS: Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. https://doi.org/10.31764/civicus.v6i1.625
Rezah, F., & Sapada, A. (2023). The Independence and Accountability of the Constitutional Court in the Constitutional System in Indonesia. SIGn Jurnal Hukum. https://doi.org/10.37276/sjh.v4i2.166
Riskawati, S. (2018). Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana sebagai Instrumen Perwujudan Asas Peradilan Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan. Veritas et Justitia. https://doi.org/10.25123/vej.2917
Romlahayati, Y. (2025). Pretrial as a Mechanism for Guaranteeing Human Rights Protection in the Indonesian Criminal Justice System HERMENEUTIKA: Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.33603/hermeneutika.v9i2.10679
Rukhiyana, K., & Vyas, M. (2025). An Analytical Study on Corruption Across Various Sectors of the Judicial System. Journal of Informatics Education and Research. https://doi.org/10.52783/jier.v5i2.2681
Sanjaya, S., Amalia, R., Affreddyan, A., Roby, R., & Butar, D. (2022). Analisis Pertimbangan Putusan Hakim Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Prabumulih Nomor 25/PID.B/2021/PN/PBM). Lexstricta: Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.46839/lexstricta.v1i1.2
Satriya, B., Wahid, A., & Primudyastutie, M. (2021). Idealitas eksistensi hakim komisaris terhadap konstruksi peradilan di Indonesia. Jurnal Cakrawala Hukum. https://doi.org/10.26905/idjch.v12i3.5974
Savchyn, M. (2025). Institutional guarantees of judicial independence and integrity of judges. Slovo of the National School of Judges of Ukraine. https://doi.org/10.37566/2707-6849-2025-1(50)-1
Sentana, M., Astara, I., & Sugiartha, I. (2020). Peranan Hakim untuk Mendamaikan Para Pihak yang Bersengketa dalam Perkara Perdata di Pengadilan Negeri Denpasar. **, 2, 203-208. https://doi.org/10.22225/ah.2.2.1933.203-208
Shapiro, M. (2013). Judicial Independence: New Challenges in Established Nations. Indiana Journal of Global Legal Studies, 20, 253–277. https://doi.org/10.2979/indjglolegstu.20.1.253
Sharma, R. (2023). 36 Exploring the Ethical Implications of AI in Legal Decision-Making. Indian Journal of Law. https://doi.org/10.36676/ijl.2023-v1i1-06
Shodikin, A. (2017). Peran Hakim Peradilan Terhadap Para Pencari Keadilan. **, 2. https://doi.org/10.24235/mahkamah.v2i1.1663
Sihombing, C., Syahrin, A., Ablisar, M., Mulyadi, M. (2023). Penguatan Kewenangan Jaksa Selaku Dominus litis Sebagai Upaya Optimalisasi Penegakan Hukum Pidana Berorientasi Keadilan Restoratif. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum. https://doi.org/10.56128/jkih.v3i2.42
Simanungkalit, U., Magassing, A., M., & M. (2025). Ethical Oversight and Judicial Independence in Fulfilling SDG 16: a Historical, Conceptual, and Comparative Analysis. Journal of Lifestyle and SDGs Review. https://doi.org/10.47172/2965-730X.sdgsreview.v5.n03.pe04821
Sinambela, M., Ablisar, M., Malina, Ikhsan, E. (2023). Disparitas pemidanaan terhadap anak yang menjadi perantara dalam jual beli narkotika. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum. https://doi.org/10.56128/jkih.v3i2.43
Sisma, A., & Novianto, W. (2020). Analisis Dasar Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Tambahan Kebiri Kimia (Studi Putusan Pengadilan Negeri Mojokerto Nomor 69/PID.SUS/2019/PN.MJK.) Recidive: Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan. https://doi.org/10.20961/recidive.v9i1.47392
Situmeang, S. (2021). Presence of Pretrial in the Perspective of the Pancasila State of Law LAW REFORM. https://doi.org/10.14710/lr.v17i2.41746
Sliedregt, E. (2012). Pluralism in International Criminal Law. Leiden Journal of International Law, 25, 847-855. https://doi.org/10.1017/s0922156512000477
Slobogin, C. (2020). The Case for a Federal Criminal Court System (and Sentencing Reform) California Law Review, 108, 941.
Smis, S., & Cirimwani, E. (2017). Rethinking the fragmented creation of hybrid courts in Africa for the benefit of the African Court of Justice, Human and Peoples' Rights. **, 50, 314-338.
Sulaiman, T., Abalaka, J., Ajiteru, S. (2025). Judicial Oversight in Nigerian Society: The System of Justice and Democracy, Issues, Prospects, and Solutions. International Journal of Law, Crime and Justice. https://doi.org/10.62951/ijlcj.v2i2.559
Sururi, L., Ali, D., & Mansur, T. (2019). Penyelesaian Sengketa Melalui Peradilan Gampong. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.24815/kanun.v21i1.11407
Syafrida, S. (2020). Alternatif Penyelesaian Sengketa sebagai Solusi Mewujudkan Asas Pemeriksaan Perkara "Sederhana, Waktu Singkat dan Biaya Murah". SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syari. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i4.15167
Syahyudin, I., Puluhulawa, M., & Mantali, A. (2025). Implikasi Penerapan Restorative Justice terhadap Kepastian Hukum dan Perlindungan Hak Korban Residivis Penganiayaan Berat. Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i4.1153
Syukri, M., Yahya, A., & Jauhari, I. (2018). Eksekusi terhadap putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara faraid di Mahkamah Syar’iyah Jantho. Syiah Kuala Law Journal. https://doi.org/10.24815/sklj.v2i3.11766
Triningsih, A., & Agustine, O. (2020). Putusan Mahkamah Konstitusi yang Memuat Keadilan Sosial dalam Pengujian Undang-Undang. Jurnal Konstitusi. https://doi.org/10.31078/jk1648
Triwati, A. (2019). Akses Keadilan Sebagai Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Berhadapan Dengan Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana. Hukum dan Masyarakat Madani. https://doi.org/10.26623/humani.v9i1.1445
Tushnet, M. (2013). Judicial Accountability in Comparative Perspective. **, 57-74. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780199670024.003.0003
Twenty, N., Yanti, F., Manihuruk, B., Tarananda, G., Oktafina, M., Tendiyanto, T., & Tidar, U. (2025). Analisis Putusan Hakim Terhadap Pertimbangan Alat Bukti dalam Perkara Waris (Studi Kasus Putusan Nomor 28/Pdt.G/2022/PN Wates). Desentralisasi: Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan. https://doi.org/10.62383/desentralisasi.v2i1.512
Ulya, Z., Suriyani, M., & Sutrisno, I. (2023). Pembinaan dan Penguatan Strukturisasi Lembaga Panglima Laot sebagai Hakim Peradilan Adat Laot. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri). https://doi.org/10.31764/jmm.v7i6.17819
Umam, K., Hadiyanto, A., & Sukrisno, W. (2025). Pertimbangan putusan hakim praperadilan mengenai sah tidaknya penetapan tersangka. Journal Juridisch. https://doi.org/10.26623/jj.v3i2.12865
Umar, F. (2015). Judicial Commission Supervision for Judges' Behaviour in Independent Judiciary. International Journal of Scientific & Technology Research, 4, 160–169.
Vanberg, G. (2008). Establishing and Maintaining Judicial Independence. ** https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199208425.003.0007
Waruwu, C. (2022). Putusan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana penjara kepada anak pelaku tindak pidana penganiayaan (putusan nomor: 3/Pid.Sus-Anak/2020/PN-Enr). Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v10i2.67688
Wibawa, K. (2022). Analisis Pertimbangan Hakim Terkait Penetapan Pidana Denda di Bawah Ketentuan Pidana Minimum dalam Perkara Tindak Pidana Narkotika (Studi Putusan Hakim Nomor 212/PID.SUS/2019/PN.SGI) Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v10i1.64167
Wisnubroto, A., Lay, F., & Soumokil, Y. (2025). The Active Judge System in the Adversary Model: Prospects for Its Application in Indonesia. International Journal of Science and Environment (IJSE). https://doi.org/10.51601/ijse.v5i4.239
Yudkivska, G. (2021). Between Scylla and Charybdis – Judicial Independence and Accountability in the Populist Era. Social Science Research Network. https://doi.org/10.2139/ssrn.3761164
Yuniardi, S. (2020). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi No. 93/PUU-X/2012 dihubungkan dengan Asas Kepastian Hukum (Studi Kasus Putusan No. 28/PDT.G/2018PT.BDG). Nurani hukum. https://doi.org/10.51825/nhk.v2i2.8656
Yustitia, R. (2021). Analisis Penjatuhan Putusan di Bawah Ancaman Minimum Pidana Didasarkan pada SEMA Nomor 7 Tahun 2012 oleh Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Narkotika (Studi Putusan Nomor 76/Pid.Sus/2016/PN. Pms). Verstek. https://doi.org/10.20961/jv.v9i2.51097
Zondrafia, Z., Kristiawanto, K., & Ismed, M. (2022). Urgensi Penerapan Mediasi Penal dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syari. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v9i5.27685
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









